Postingan

Cerita Semu

Gambar
  Berjalan melewati bermacam corak lintasan Gurun pasir yang begitu gersang dengan permukaan yang halus Bebatuan yang beragam bentuk pun terlewati Perairan yang luas terlintasi walau dengan sebuah media Semula hanya berjalan Mengamati keadaan sekitar Hingga tiba akupun berlari Mengejar sesuatu yang belum diketahui kepastiannya Pikiranku mulai letih Fisikku mengekor dibelakangnya Pandangan didepan begitu semu Hingga akhirnya jatuh tak terkendali Aku terpejam tak sadarkan diri Sebaris cerita hadir tanpa keinginanku Entah ini sebuah mimpi atau kenyataan Tetapi aku begitu menikmatinya Terbangun,, seperti ada sesuatu yg memanggil Entah apa itu akupun tak mengerti  Sebuah rasa yang belum pernah sejauh ini aku rasakan Jadi, seperti inilah rasa itu Namun sebuah perahu yang aku kayuh Belum saatnya berlabuh Masih banyak cerita didepan Harus kulewati dengan sebuah senyuman Sebuah usaha tercipta dari diri Tak lupa berdoa menggunakan hati Sebab hanya...

TONGGAK BANGSA!!

Gambar
 “Sentuhan angin waktu siang Kibarkan satu kain bendera usang Di halaman sekolah dasar Di tengah hikmat anak desa nyanyikan lagu bangsa Bergemalah Tegap engkau berdiri walau tanpa alas kaki Lantang suara anak - anak disana Kadar cinta mereka tak terhitung besarnya Walau tak terucap namun bisa kurasa Bergemalah Ya ha ha hau Harapan tertanam Ya ha ha hau Tonggak bangsa ternyata tak tenggelam Dengarlah nyanyi mereka kawan Melengking nyaring menembus awan Lihatlah cinta bangsa di dadanya Peduli usang kain bendera” -Lirik lagu Siang Pelataran SD Sebuah Kampung- Lagu Siang Pelataran SD Sebuah Kampung ini tidak hanya sebuah lirik semata. Aku menyaksikan sendiri dengan mata telinga dan kepala. Saat ini aku sedang melaksanakan KKN ( Kuliah Kerja Nyata) di sebuah desa di ujung Kecamatan Jatiluhur, Desa Cikaobandung. Desa yang begitu ramah penduduknya. Terutama anak – anak di desa ini begitu ramah, sangat menghormati kami. Awal pertama datang beberapa diantara mereka yang sering ...

Stereotipe (Membantu atau Merusak) (?)

Gambar
     Sesuatu yang selalu dilakukan akan menjadi sebuah kebiasaan. Kebiasaan yang sudah terbiasa akan melahirkan sebuah budaya. Budaya identik dengan istilah  perkumpulan atau kelompok. Semakin banyak perkumpulan atau kelompok yang ada, maka secara tidak langsung menambah pula keragaman budaya. Pada dasarnya, berbedanya suatu  perkumpulan, maka berbeda pula kebiasaannya.     Perkumpulan terjadi karena ada persamaan keinginan, tujuan, persepsi dan lainnya. Tak jarang dalam sebuah perkumpulan secara tidak langsung akan terjadi  beberapa perkumpulan baru karena setiap individu berbeda karakter serta kenyamanan yang berbeda - beda pula. Misalnya, dalam lingkup kelas X. Kelas X adalah sebuah  perkumpulan, tetapi di dalam kelas tersebut akan terbagi beberapa kelompok belajar atau bermain.     Semakin banyaknya perkumpulan atau kelompok, maka akan terdapat dampak baik positif ataupun negatifnya. Dampak te...

Piksel Kehidupan

Gambar
Warna - warni kehidupan dunia ini teramat beragam. Bahkan piksel yang  terbaca di alat paling canggih saat inipun tak dapat disandingkan  dengan warna - warni kehidupan ini. Warna - warni yang menyiratkan  makna berbeda. Bersyukur diriku lahir di Negeri yang amat berwarna.  Tertuang dalam sebuah lirik lagu yang diciptakan Iwan Fals "Negeri ini  memang kaya, kaya orangnya, kaya binatangnya, kaya alamnya kaya  budayanya. Negeri ini memang kaya, kaya pejabatnya, kaya penjahatnya,  kaya idenya, kaya sejarahnya." Negeri yang amat berwarna, beragam,  sungguh adil Ia takdirkan ini semua. Begitu pula dengan kehidupan sehari - hari kita. Kita selalu ditemui  dengan warna - warni keadaan, warna - warni karakter manusia, warna -  warni persoalan yang ada. Kadang ada kalanya kita terlihat seperti  pendekar yang amat berarti dimata orang, ada kalanya pula kita  terlihat seperti iblis yang terkutuk dimata orang. A...

Pondasi Diri

Gambar
Aku dilahirkan ke Bumi tak punya belum terpengaruhi oleh apapun, belum tahu apapun, hanya dapat menangis. Hidupku dititipkan kepada kedua orang tua yang mendapatkan amanah dari-Nya. Kedua orang yang menjadi guru pertama dalam kehidupanku. Orang yang sangat berperan, kemudian menyekolahkanku dari TK hingga sekarang. Sedikit demi sedikit aku mengais ilmu, mengais pengalaman, mengais cerita. Harus sadar bahwa diri ini masih belum 'baik', bahwa diri ini masih harus terus belajar dan belajar. Mungkin orang - orang banyak yang mengatakan seseorang yang tidak sekolah itu tidak belajar bahkan orang yang malas belajar akan pelajaran yang ada di sekolah pun dianggap seperti itu, tetapi menurutku setiap orang selalu rajin belajar secara tidak langsung. Ketika aku berjalan melihat keadaan sekitar pun aku sudah belajar, ketika melihat burung berkicau pun aku belajar, terutama ketika muncul sebuah persoalan. Aku selalu mencoba senang ketika sebuah persoalan datang mengh...

Negeri Tercinta

Gambar
Menatap awan berarak Malam berganti siang Berlaju dijalan berlubang Berbekal seragam kusut Sampai tempat yang dituju Mengibarkan kain bendera usang Ditengahi berbagai mata Angkat tangan Nyanyikan lagu bangsa Tegap berdiri tanpa alas kaki Menanamkan harap Tonggak bangsa belum tenggelam Sebab cinta bangsa selalu di dada Walau kain bendera telah usang Walau resah kerap menjerit "Kalau cinta sudah dibuang, jangan harap keadilan akan datang. Kesedihan hanya tontonan bagi mereka yang di perbudak jabatan" #Bongkar #OI  #KaryaTakBerima Depok, 26 Juli 2015

Libur Kecil Penuh Makna

Gambar
  Jakarta yang katanya kota terbesar di Indonesia. Ibu kota Indonesia yang angkuh akan gedung - gedung tingginya. Mimpi indah penghuninya begitu beragam. Seakan kota - kota yang lainnya berpusat padanya, tidakkah ia berkaca? Memang segala pusat pemerintahan bertumpu pada Jakarta namun, disudut lain ada sisi kehidupan dijakarta yang tak sanggup kubayangkan. Andai saja gunung Sinabung dipindahkan ke Jakarta. Keluarga kecil nan sederhana terlihat seorang bapak menikmati kopi dibangku sudut rumah sore seusai kerja sehari. Menunggu keluarga bersiap janji pergi ke desa. Tidak kalah dengan orang gedean. Libur kecil yang teramat begitu manis dan romantis. Walau hanya sekali setahun. Melupakan segenap derita, melimpahkan senang terindah untuk obati tangis lalu.  Setianya keluarga menunggu di kampung. Kamis, 16 Juli 2015 begitu sibuk bercampur emosi menyiapkan segala sesuatu untuk melangkah menuju kampung tercinta. Belum lama beberapa bulan yang lalu aku mudik karena sang kak...